Senin, 17 Oktober 2011

Kupinjam Catatanmu


Satu keindahan dalam jiwamu, Terpancar dari hatimu,Membuatku sadar betapa berartinya dirimu.

Kau berikan harapan dalam perjalananku yang singkat,Membuatku sadar aku tak sendiri.

Tidak selalu apa yang kita pikirkan menjadi kenyataan,Tidak selalu apa yang kita rasakan menyenangkan.
Tapi bukankah ini jalan menuju suatu tempat ??Tapi kau selalu meyakinkanku, aku menjadi kuat dalam dekapanmu.

Kau memperlihatkan suatu tempat yang menjadi tujuan kita,
Tempat dimana kita akan berpakaian putih membawa setangkai bunga,Jalan ke depan bersamamu saling bergandengan tangan,Saat itu kita takkan terpisahkan,"Kecuali maut yang menjemput........
Selamanya bersama,Itu pasti," katamu.

"Mentari putih mahkota cincin ini,Akan aku pasangkan pada jari manismu.
Serentak semua bersorak gembira,Akan terang gemilang cahaya pernikahan kita...
Love u lova..."katamu lagi

sekarangaku tak tahu keberadaanmu,
Malam tak memberiku jawab, begitu juga mentari yang enggan menunjukkan keberadaanmu.
Aku sendiri ditemani rinainya hujan, bermain ditepian pantai sendiri,
Berharap kau ada dibelakangku saat lelah menjemputku...
Dan kau pun akan tersenyum padaku...

Jangan pergi, aku tak mau seorang diri menjemput lelahku...

Where are you my lova? (21082010)

Cinta Tak Bersyarat...

Sederhana...
Aku mencintaimu
Tanpa melihat warna bola matamu
Dedicated for my lova Rien Riskhielin